Market News

Harga Minyak Turun, Setelah Trump Mencoba Menenangkan Pasar

Dampak rangkaian data ekonomi global menjadi prioritas yang rendah karena fokus pasar terus tertuju pada krisis perang Israel-Iran yang memasuki hari ke-5.  Investor terus berburu aset safehaven ditengah ketidakpastian yang meluas, termasuk tentang keberlangsungan konflik hingga ancaman inflasi akibat gejolak harga minyak mentah dunia.  Pasar saham global sedikit demi sedikit pulih, meski pasar masih terus…

Read article
Dolar Gagal Bertahan, Respon Data Perumahan AS

Dolar AS berakhir dengan penurunan tipis pada sesi perdagangan Selasa (19/11), setelah sempat diperdagangkan menguat mencapai tertinggi 106.64 karena tegangan geopolitik Rusia-Ukraina meningkat. Dolar gagal mempertahankan kenaikannya dan bergerak turun keterendah 106.11 ketika data perumahan Amerika dirilis dengan hasil yang mengecewakan, dalam data menunjukkan bahwa, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai USD terhadap sekeranjang…

Read article
Geopolitik Rusia-Ukraina, Dorong Kenaikan Harga Emas

Harga emas menguat selama sesi perdagangan Selasa (19/11) karena fokus pasar yang tertuju pada ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina menyusul persetujuan doktrin nuklir Putin dan sinyal beragam dari pejabat Rusia. Baru-baru ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pesan ke Washington dengan menandatangani doktrin nuklir baru pada hari Selasa (19/11). Doktrin tersebut menurunkan ambang batas bagi Rusia untuk…

Read article
Antusias Investor Berkurang, Dolar Anjlok

Harga emas menguat selama sesi perdagangan awal pekan (18/11), mengakhiri kerugian beruntun selama enam hari perdagangan berturut-turut memanfaatkan pelemahan Dolar dan obligasi Amerika ditengah memudarnya antusias investor ‘Trump Effect’. Minimnya data dan fundamental mendorong para pelaku pasar memanfaatkan aksi beli pada Emas dan melirik kembali perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan Perang Rusia-Ukraina. Hingga jelang…

Read article
Harga Emas Koreksi Lagi, Investor Gelisah Tunggu Pemilu AS

Harga emas terkoreksi untuk hari kedua berturut-turut sejak mencapai titik tertinggi baru dalam sejarah. Harga emas gagal rebound karena para pelaku pasar berbondong-bondong keluar dari pasar ditengah ketidakpastian fundamental ekonomi jelang pemilu Presiden Amerika ada 5 November mendatang. Pasar bahkan gagal dalam memanfaatkan laporan Nofarm payrolls AS yang dirilis sangat mengecewakan. Hal ini berbanding terbalik…

Read article
Konflik Israel-Iran Semakin Buruk, Emas dan Dolar Kembali di Incar Investor

Harga emas bergejolak selama sesi perdagangan Jumat (25/10), melemah hingga terendah $2,716 pada sesi Asia – sebelum akhirnya berbalik menguat mencapai tertinggi $2,747 pada perdagangan Amerika ketika ketegangan geopolitik Israel-Iran kembali mencuri perhatian investor global. Pasar secara keseluruhan bahkan mengabaikan serangkaian data ekonomi AS yang dirilis campuran, diantaranya: Disisi lain, Ketidakpastian jelang pemilu AS ada…

Read article