Market News

Investor Tinggalkan Aset Berisiko, Setelah World Bank Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Indeks Dolar AS bergerak datar selama sesi perdagangan Selasa (9/1), bertahan dalam kisaran yang sempit karena minim data ekonomi meskipun sentimen pasar AS masih positif dan investor menunggu data kunci inflasi AS yang akan dirilis pada Kamis mendatang. Sentimen pasar Dolar membaik seiring memudarnya sedikit prospek pemangkasan suku bunga pada kuartal pertama tahun ini, setelah…

Read article
Dolar Bergerak Melemah, Investor Tunggu Data Kunci Inflasi AS

Indeks Dolar AS bergerak sedikit lebih rendah jelang penutupan perdagangan Senin (8/1), namun bertahan diatas level 102, setelah pasar mendengarkan pernyataan Presiden Federal Reserve (Fed) Atlanta Raphael Botic yang merupakan anggota pemungutan suara the Fed. Dalam komentarnya, Bostic mengungkapkan bahwa bank nyaman dengan tingkat suku bunga saat ini dan The Fed masih perlu memberikan waktu…

Read article
Dolar Berakhir Doji, Data Tenaga Kerja AS Dorong Investor Ragukan Pemotongan Suku Bunga Dalam Waktu Dekat

Indeks Dolar Amerika berakhir doji, setelah diperdagangkan dengan sangat volatile setelah serangkaian data ekonomi AS yang dirilis campuran selama sesi perdagangan akhir pekan. Dolar menguat mencapai tertinggi 103.11 setelah laporan Nonfarm payrolls AS mencatatkan sebanyak 216K lapangan perkerjaan baru selama periode Desember, lebih baik dari perkiraan dan data sebelumnya pada 170K (F) dan 199K (P).…

Read article
Harga Emas Bergerak Sempit, Investor Tunggu Data Kunci NFP

Indeks Dolar AS bergerak cukup volatile selama sesi perdagangan Kamis (4/1), diperdagangkan pada level 102.40 saat berita ini ditulis, naik dari sesi terendah hariannya pada 102.14 setalh laporan ADP Employment AS dirilis dengan hasil yang positif. Dalam data yang dirilis menunjukkan bahwa ADP Employment mencatatkan kenaikan sebanyak 164K penyerapan tenaga kerja baru selama periode Desember,…

Read article
Dolar Lanjut Menguat, Emas Dan Rival Utama Dolar Lainnya Melemah Tajam

Indeks Dolar AS kembali melanjutkan penguatannya, bergerak mencapai level tertinggi dalam tiga pekan setelah laporan Manufaktur PMI AS dirilis menguat dan respon atas pembacaan risalah pertemuan FOMC yang datar karena pasar sudah mengantisipasi sebelumnya. Daya tarik terhadap Dolar menyusul mulai meredanya sedikit harapan pelaku pasar tentang penurunan suku bunga oleh Federal Reserves AS karena data…

Read article