Market News

Dolar Anjlok, Tembus Dibawah 102

Indeks Dolar Amerika diperdagangkan melemah tajam selama sesi perdagangan Kamis (21/12) – bergerak dibawah 102 hingga jelang penutupan perdagangan hari ini ditengah meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga the Fed ditahun mendatang setelah serangkaian data ekonomi AS semalam. Dalam data yang dirilis menunjukkan bahwa, Melambatanya pertumbuhan GDP dan inflasi PCE AS mendorong probabiliy pemangkasan suku bunga…

Read article
Dolar Rebound, Tekan Pergerakkan Rival Utamanya

Dolar AS menguat menyusul data ekonomi AS yang membaik selama periode November, memberikan tekanan pada Emas dan aset berisiko lainnya. Hingga jelang penutupan perdagangan Rabu (20/12) pada pukul 04:00 WIB, Dolar mencatatkan kenaikan sebanyak 30 poin atau 0.29% pada level 102.42, setelah capai tertinggi 102.49 dan terendah 102.12. Matanga GBP/USD memimpin penurunan diantara matauang berisiko…

Read article
Harga Emas Menguat Ditengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga the Fed

Harga emas diperdagangkan menguat selama sesi perdagangan Amerika pada hari Selasa (19/12), setelah sempat bergerak datar pada kisaran yang sempit selama sesi perdagagan Asia. Penguatan Emas tak lain karena kembali meningkatnya harapan bahwa the Fed akan memutar balik kebijakan moneternya ditahun depan. Hal tersebut, diperkuat setelah data perumahan AS dirilis campuran. Hingga jelang penutupan perdagangan…

Read article
Ketegangan Geopolitik Kembali Menjadi Sorotan, Harga Emas Naik Bersama Dolar

Harga emas diperdagangkan menguat selama sesi perdagangan awal pekan (18/12), dengan pergerakkan yang tidak seperti biasanya karena harga emas menguat bersama dengan rival utamanya Dolar ditengah meningkatnya resiko ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sejak konflik geopolitik Israel-Hammas, kini konflik terus meluas dan meningkatkan risiko konflik yang lebih besar diantara negara-negara disekitar yang terdampak atas konflik…

Read article
Jelang Musim Libur Panjang Akhir Tahun, Pasar Global Peluang Bergerak Lebih Datar

Aksi profit taking mewarnai perdagangan selama hari Jumat (15/12), setelah dalam sepekan terakhir pasar terus terfokus pada pertumbuhan inflasi yang lambat dan sikap dovish Federal Reserves AS dalam pertemuan FOMC Kamis lalu. Dolar menyelesaikan perdagangan Jumat (15/12) dengan kenaikan sebanyak 64 poin atau 0.63% pada level 102.59, setelah capai tertinggi 102.65 dan terendah 101.84. Dalam…

Read article